Skip to main content

Posts

Showing posts with the label OPINI

Akun Anonim Twitter: Berkicau Apapun, Identitas Rahasia

Munculnya twitter sebagai variasi social media mendapat sambutan cukup hangat dari para pecinta dunia maya untuk lebih luas berjejaring dengan kerabat, teman, organisasi, bahkan selebriti idola. Sistem pertemanan twitter berbeda dengan facebook. Ketika memutuskan untuk confirm friend, facebook otomatis akan menampilkan apa saja yang di post oleh teman anda dan teman anda pun bisa melihat post yang anda unggah.   Berbeda dengan twitter yang menggunakan istilah follow. Ketika anda memutuskan untuk follow teman anda, maka otomatis tweet teman anda akan muncul di timeline . Ini tidak berlaku jika teman anda tidak follow back anda. Jadi, meski anda menjadi pengikut ratusan public figure jika mereka tidak follow back anda, tweet anda tidak akan muncul di timeline mereka. Laiknya situs jejaring pertemanan lainnya, twitter pun bisa diakses oleh siapa saja dan kapan saja. Kebebasan ini membuat sebagian besar pengguna internet ingin menggunakan twitter untuk berinteraksi di dunia ma...

Selamat Datang di Kampus ‘Swasta’

Situs web 4ICU mengunggah informasi tentang peringkat universitas terbaik di Indonesia. Universitas Brawijaya, Malang menempati posisi keempat setelah Universitas Indonesia dan berhasil membawahi universitas-universitas negeri lainnya.     Tanda petik pada kata ‘Swasta’ tersebut pada dasarnya adalah makna denotasi dari status kampus yang saat ini sedang menggelar perhelatan akbar dalam rangka menyambut mahasiswa baru (Maba). Sebut saja Universitas Brawijaya, karena kampus berperingkat empat inilah yang akan menjadi tujuan sehari-hari puluhan ribu Maba yang sedang menelan petuah PK2 atau Ospek hari ini. Masih hangat dalam ingatan, ketika momen daftar ulang yang wajib ditaati Maba. Sebagian besar orang tua mengeluhkan biaya yang diminta oleh pihak universitas, karena memang tidak ada nominal ratusan ribu dalam jumlah keseluruhan biaya pendidikan tersebut, melainkan jumlah yang ditawarkan adalah puluhan juta. Otomatis, orang tua pun menuruti, agar anaknya tetap bisa m...

Dilema UU Pornografi, UU Pers, dan KUHP dalam Kasus Majalah Playboy

Gambar diambil dari http://ridwansyahyusufachmad.files.wordpress.com Situs online tempo.co merilis berita berjudul “Kasus Playboy Indonesia, dari Terbit Hingga Tutup Kontroversial” [1] pada 27 Agustus 2010 yang menceritakan tentang kronologi kasus Majalah Playboy di Indonesia. Rancangan UU Antipornografi dan Pornoaksi (RUU APP) masih dibahas menyusul dengan kasus majalah Playboy terbit perdana di Indonesia pada 7 April 2006.  Ormas Front Pembela Islam (FPI) melakukan orasi di depan kantor Playboy dengan menggelar aksi orasi, perusakan, dan pembakaran. 29 Juni 2006, polisi menetapkan pemimpin redaksi Majalah Playboy Erwin Arnada, dan model majalah ini, yaitu Kartika Oktavina Gunawan dan Andhara Early, sebagai tersangka terkait kasus pornografi. 5 April 2007, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutus bebas terdakwa Pemimpin Redaksi Majalah Playboy Erwin Arnada dalam perkara kesusilaan. 12 April 2007, FPI bersama Forum Umat Islam melaporkan vonis bebas...

Melegalkan Persma

Gambar diambil dari ugm.ac.id Pers Mahasiswa atau lebih fasih disebut Persma sebagai akronimnya, atau lebih dikenal dengan Pers Kampus mulai dikenal sejak munculnya gerakan kebangkitan nasional yang didukung oleh pemuda dan mahasiswa. Persma waktu itu menjadi alat untuk menyebarkan ide-ide perubahan yang menitik beratkan pada kesadaran rakyat akan pentingnya arti sebuah kemerdekaan. Persma memiliki definisi yang tidak jauh berbeda dengan pers umum, hanya kegiatan jurnalistik Persma seluruhnya murni dikerjakan oleh mahasiswa. Pada dasarnya, Persma adalah wadah bagi mahasiswa yang minat dalam dunia jurnalistik. Persma dijadikan sebagai tempat belajar menulis, fotografi, dan belajar berpikir kritis terhadap isu-isu kampus, sehingga mampu memberi informasi berbobot bagi mahasiswa lain. Sudut pandang reportase dan berita yang ditulis disesuaikan dengan mahasiswa selaku segmentasi utama mereka. Isu yang diangkat tidak jauh dari isu kampus. Kadang, mereka juga membahas isu di l...

Autisme: Antara Keterbatasan, Nasib Hidup, dan Payung Hukum

“Autisme bukanlah kutukan atau akhir dari segalanya, tetapi awal dari perjuangan panjang” – Sekolah Autisme Al-Ihsan. Ilustrasi Anak Autis Menjadi orang normal bagi kita adalah wajar. Menjalani kehidupan dengan lingkungan, berinteraksi, berkomunikasi dengan lancar adalah tuntutan tersendiri agar kita bisa mendapat kesempatan mengenal dunia. Dan sampai kita hidup di umur ke sekian ini, kita tidak pernah membayangkan menjadi orang yang berbeda dengan orang normal. Tulisan ini tidak membahas tentang orang tidak normal atau orang gila. Tulisan ini akan membahas tentang anak autis. Orang normal kebanyakan tahu kata autis, tapi tidak sepenuhnya paham tentang apa itu autis. Mereka cuma tahu anak yang tidak berlaku normal, pasti disebut gila. Padahal kenyataannya, autis bukan gila. Sekali lagi, autis bukan gila. Menurut web anakluarbiasa.com autisme berasal dari kata auto yang berarti sendiri. Penyandang autisme seakan-akan hidup di dunianya sendiri. Istilah autisme diperke...

Kartun Anak-Anak: Dari Doraemon Hingga Larva

Kartun Doraemon Bagi yang pernah mengenal kartun serial Doraemon pasti sudah tidak asing lagi dengan tokoh bernama Nobita, Shizuka, Suneo, dan Giant. Mereka selalu hadir setiap hari Minggu pagi di salah satu stasiun televisi swasta Indonesia. Doraemon merupakan kartun buatan Jepang yang pertama kali menayangkan episodenya pada tahun 1979. Kartun ini bercerita tentang seekor kucing ajaib bernama Doraemon yang tinggal bersama keluarga Nobita. Disebut ajaib, karena kucing ini digambarkan bisa berkomunikasi laiknya manusia, ditambah dengan keistimewaannya mempunyai kantong yang berisi segala kebutuhan yang diinginkan. Nobita, anak laki-laki berkacamata yang tidak bisa hidup tanpa Doraemon. Ia selalu membutuhkan pertolongan Doraemon ketika tertimpa masalah. Suneo dan Giant adalah dua peran antagonis yang selalu iri terhadap apa yang dimiliki Nobita, sedangkan Shizuka adalah satu-satunya peran gadis cilik yang selalu baik hati dan membantu kesulitan Nobita. Kartun selain Doraemo...

UKM : Si 'Kecil' yang Bertahan Meski Krisis

Gapura menuju Sentra Industri Tempe Sanan, Malang Foto: Fitrotul Aini UKM menggeliat bagai biji mangga. Awalnya kecil, namun lama-lama berakar, semakin kuat, tumbuh pohon, dan buahnya yang ranum bisa dirasakan oleh semua orang. UKM (Usaha Kecil Menengah) merupakan sebuah usaha yang memiliki kekayaan bersih paling banyak hanya 200 juta rupiah, itupun tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Menurut Keputusan Presiden RI No. 99 tahun 1998, pengertian UKM adalah “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.” Kegiatan UKM meliputi kegiatan ekonomi yang sebagian besar berbentuk usaha kecil yang bergerak di sektor pertanian. UKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional. Sebab, selain membuka peluang usaha, UKM juga mampu menyerap tenaga kerja, sehingga dapat meminimalisir pengangguran.  Dalam krisis ekonomi yang te...

SUARA KAMI TAK PERNAH PADAM: Sebuah Seremonial "Memperingati 7 Tahun Lumpur Lapindo" Lewat Tulisan

Negara Indonesia adalah negara demokratis yang memberi hak untuk berpendapat, hak untuk menuangkan pikiran dan sikap, kepada setiap warga negaranya yang tertulis dalam Undang-undang Dasar 1945 pasal 28. Suara Kami Tak Pernah Padam... 29 Mei. Angka di kalender tetap tidak berubah warna. Tidak ada peringatan hari besar nasional, tidak ada hari besar keagamaan. Semua orang sedang melakukan aktivitas seperti biasa, sebagian orang sedang berambisi meraih cita-cita, sebagian orang lagi ada yang memikirkan rencana hidupnya ke depan. Sebagian orang ada juga yang meratapi nasib. Nasib ditinggal orang terdekat mereka, nasib gagal dalam persoalan hidupnya, nasib dipecat dari perusahaan tempatnya bekerja, nasib kehilangan tempat tinggal mereka… Nasib yang terakhir mungkin hanya dirasakan oleh korban lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo. 7 tahun lalu tepatnya, gas campur lumpur panas keluar deras dari perut bumi di desa Reno Kenongo yang kini sudah dilahap habis olehnya. R...

Gender dan Media

Gambar diambil dari tempo.co Women’s Studies Encyclopedia menyebutkan bahwa gender adalah suatu konsep kultural yang dipakai untuk membedakan peran, perilaku, mentalitas, dan karakteristik emosional antara laki-laki dan perempuan yang berkembang dalam masyarakat. Gender berbeda dengan sex . Istilah sex digunakan untuk membedakan laki-laki dan perempuan dalam tataran anatomi biologis, sedangkan gender lebih menekankan pada peran laki-laki dan perempuan di tataran sosial, kondisi budaya, nilai, sikap, mental, emosi dan segala aspek non biologis lainnya. Studi tentang gender lebih menekankan kepada perkembangan aspek maskulinitas dan feminitas seseorang. Beberapa jurnal tentang kajian awal tentang gender menyebutkan teori-teori gender diadaptasi dari teori sosiologi dan psikologi. Namun, ternyata, teori tentang gender semakin merambah ke bidang lain, salah satunya teori gender dan media.

Sadar Budaya oleh Debu Nusantara

“Ya jangan kaget lah kalau budaya kita disabet negara lain, lha wong rakyatnya aja nggak peduli kok,” begitu celetuk Jumadi, seorang budayawan dari Malang. Ia menuturkannya dengan raut muka prihatin, sambil bersandar di salah satu dahan pohon di Hutan Kota Malabar pada Minggu sore, 28 Oktober 2012 silam. Anggota diskusi Debu Nusantara  http://ifomie.com/wp-content/uploads/2013/03/debu-nusantara-v1-e1362977256906.jpg Jumadi tidak sendiri. Ia duduk bersila di depan segelintir pemuda-pemuda yang meluangkan waktunya untuk mengikuti diskusi dwi mingguan yang diadakan oleh Debu Nusantara, sebuah kolektif berbasis folklore (cerita rakyat, red). Rindangnya pepohonan Hutan Kota Malabar senja itu mengantarkan Jumadi dan rekannya Yongki Irawan, yang juga seorang budayawan menuturkan pemikiran segar mereka tentang esensi budaya Indonesia. Jumadi, bertutur banyak tentang dongeng Mpu Sendok, Airlangga, Kilisuci, Gunung Kelud, dan Suro, sebagai bulan yan diperingati oleh orang J...

Perempuan itu HTI…

" Perempuan itu membenarkan jawaban saya lalu kembali berbicara panjang lebar. Sesekali ia menyelipkan ayat-ayat Al-Quran dalam pembicaraannya berikut terjemahan serta makna yang ia yakini. Saya hanya manggut-manggut tak bisa membantah karena saya tidak hapal Al-Quran. " Jam menunjukkan pukul 10.05. Hari Kamis ini saya berniat melanjutkan urusan magang saya di kampus. Saya pergi menuju lantai enam, ke ruang Pembantu Dekan, tempat berkas saya menunggu ditanda tangani. Namun keberuntungan tidak berpihak pada saya. Setelah saya cek, berkas-berkas saya masih bersih, tak ada coretan, tak ada tanda tangan dari beliau. Akhirnya, saya memutuskan untuk menunggu Pak Sanggar, begitu beliau disapa, di lantai satu. Lantai satu tempat akses jalan menuju lantai berapa pun, karena disana tersedia lift. Pak Sanggar tidak mungkin tidak menggunakan lift, pikir saya. Saya pun memilih tempat duduk di depan lift tersebut. Selisih satu bangku di samping saya, ada seorang perempuan berk...

METRO TV MENTIONED ROHIS AS NEW GENERATION OF TERRORIST

Metro TV Breaking News on Wednesday, September 5, 2012 Indonesia Broadcasting Commission (KPI) received 8.040 prosecutions concerned Metro TV broadcast about Islam Spirituality (Rohis) and Terrorists. Last time, KPI received notification from Rohis Unions from Jabodetabek and Indonesia Media Watch. Rohis is organization which does Islam activities; usually exist in school or university. KPI had confirmed Metro TV pertaining to dialogue show ‘Cautious New Generation of Terrorist!’ on Saturday, September 15, 2012 ago. Metro TV fulfilled that summons and met KPI on Monday, September 17, 2012 about 12.00 pm. Coordinator of Broadcasting Contents Division, Nina Mutmainnah stated in the meeting, Metro TV gave clarification about contents of dialogue show. Metro TV also gave a recording and transcripts of the show. In its clarification, Metro TV admitted that in that show didn’t mention Rohis organization. But, this was different with recording which belongs to KPI that show Rohis men...

ATRIBUT OSPEK: Kreativitas yang Dikomersialisasikan?

Variasi Atribut Ospek Sekilas tentang atribut Ospek Ritual Ospek atau lebih dikenal sebagai Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2 Maba) di Universitas Brawijaya kembali digelar tahun ini. Pemandangan yang kurang lebih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Universitas Brawijaya yang   saat ini menerima kurang lebih 15.000 mahasiswa baru kembali bersolek untuk menyambut upacara rutin tahunan ini.  Seluruh elemen dilibatkan, terutama mahasiswa lama sebagai panitia pelaksana acara PK2 baik tingkat universitas maupun fakultas. Ritual lain yang tak lepas dari PK2 Maba yang diramaikan sekali setahun ini adalah atribut-atribut dan perlengkapan yang harus dibawa oleh mahasiswa baru, mulai dari nametag dengan warna tertentu, pita untuk kuncir rambut, topi, alas duduk, tas karung, dan masih banyak lagi.  Panitia yang bertugas musti berpikir keras untuk mengarang perlengkapan dan atribut, mulai dari spesifikasi warna, ukuran, model yang pastinya semua ...